Buah Zuriat – Ulasan, Harga, Dan Panduan Membeli

Halo sobat! Kali ini omarkatya akan sharing tentang buah zuriat.

Mungkin masih banyak diantara Anda yang belum tahu apa itu buah zuriat.

Untuk itu di artikel kali ini kami akan sharing dan menjelaskan lebih detail lagi tentang buah yang satu ini.

Zuriat adalah buah yang berasal dari timur tengah, tepatnya di Madinah (Saudi Arabia) dan Kairo (Mesir).

Di negara asalnya tersebut, buah ini juga sering disebut sebagai buah doum.

Namun di Indonesia, orang-orang lebih mengenalnya dengan sebutan zuriat atau buah Adam dan Hawa (Berkaitan dengan manfaatnya).

Berikut ulasan kami tentang buah zuriat / doum / Adam dan Hawa ini.

Ulasan Tentang Buah Zuriat

Buah Zuriat

Seperti Apa Bentuk dan Ciri-ciri Zuriat?

Dari bentuk fisiknya, zuriat terdiri dari 2 jenis. Yakni zuriat reguler (Berbentuk buah) dan zuriat serbuk / bubuk.

Mari kita bahas satu per satu …

#1. Zuriat Reguler

Asalnya dari Madinah (Saudi Arabia) dan Kairo (Mesir). Warnanya coklat agak kehitaman, dan teksturnya keras.

Secara kasat mata buah ini mirip seperti buah pinang. Terutama dari segi teksturnya.

Zuriat reguler ini juga terbagi menjadi 2 bagian, Ada zuriat single, dan ada zuriat kembar.

Sering beredar mitos bahwa zuriat kembar bisa dikonsumsi jika ingin memiliki anak kembar.

Kami katakan mitos karena belum bisa dibuktikan kebenarannya.

#2. Zuriat Bubuk / Serbuk

Berbeda dengan zuriat reguler, zuriat bubuk / serbuk hanya bisa ditemukan di Kairo, Mesir. Dan seperti namanya, zuriat ini berbentuk serbuk / bubuk.

Apa Manfaat Zuriat?

Sama dengan kurma muda, secara umum zuriat bermanfaat untuk meningkatkan kesuburan, baik untuk pria maupun wanita.

Sehingga buah yang satu ini bisa dikonsumsi sebagai ikhtiar program hamil (Promil), khususnya bagi pasangan suami istri yang belum memiliki keturunan.

Apakah Zuriat Kembar Lebih Berkhasiat Untuk Promil?

Sebenarnya sama saja.

Karena semua jenis zuriat pada umumnya bermanfaat / berkhasiat untuk meningkatkan kesuburan pada pria dan wanita, sehingga bisa dikonsumsi untuk program hamil.

Cara Makan / Mengkonsumsi Zuriat

Zuriat Reguler

Belah buah menjadi dua bagian, lalu ambil bagian dalamnya (Dagingnya) dan potong menjadi beberapa bagian kecil.

Kemudian siapkan wadah, dan tuangkan 3 cangkir air, lalu panaskan.

Setelah air mendidih, masukkan daging zuriat yang sudah dipotong kecil-kecil tadi, lalu rebus hingga warnanya menjadi kecoklatan, dan airnya menyusut menjadi kira-kira 2 cangkir.

Selanjutnya, tuangkan air rebusan zuriat ke cangkir yang sudah disiapkan, lalu konsumsi / minum bersama pasangan.

Zuriat Bubuk / Serbuk

Cara konsumsi zuriat bubuk / serbuk hampir mirip dengan zuriat reguler, namun lebih praktis.

Karena Anda tidak perlu membelah buahnya dan memotong dagingnya hingga kecil-kecil.

Cukup rebus serbuk zuriat dengan air mendidih, dan ketika warna air rebusannya sudah berwarna kecoklatan dan menyusut, konsumsi dengan pasangan secara rutin dan teratur.

N.b:

  • Konsumsi / Minum air rebusan zuriat dengan pasangan secara rutin dan teratur. Yakni 2 kali sehari.
  • Jangan mengkonsumsi zuriat ketika sedang haid, dan tunggulah hingga “masa bersih” tiba.

Berapa Lama Ketahanan Zuriat?

Ketahanan Setelah Dikonsumsi

Untuk zuriat reguler (Buah), daging yang sudah dipotong-potong kecil dan direbus, bisa digunakan lagi (Direbus kembali) hingga 1 minggu kedepan.

Dan untuk zuriat bubuk / serbuk, biasanya hanya mampu bertahan untuk 2 – hingga 3 hari. Inilah yang membedakan zuriat reguler dan bubuk.

Zuriat bubuk / serbuk memang lebih praktis cara konsumsinya, tapi lebih boros penggunaannya ketimbang zuriat reguler.

Ketahanan Sebelum Dikonsumsi

Sedangkan untuk ketahanannya sebelum dikonsumsi, baik zuriat reguler maupun bubuk bisa tahan hingga 1 bulan, bahkan lebih.

Bagaimana Pandangan Islam Terhadap Zuriat?

Sampai saat ini kami belum menemukan seperti apa pandangan Islam terhadap buah zuriat.

Hanya saja memang, buah ini berasal dari negara timur tengah yang notabene merupakan asal mula Islam lahir dan berkembang.

Harga Buah Zuriat

Di omarkatya, kami menjual zuriat seharga Rp. 200.000 / pack (Isi 5 butir) untuk zuriat reguler, dan zuriat bubuk seharga Rp. 150.000 / pack (250 gram).

Harga Buah Zuriat

Panduan Membeli Zuriat

Anda yang ingin membeli zuriat sebaiknya mengetahui beberapa hal terlebih dahulu tentang buah yang satu ini.

Pertama, cari tahu asal zuriat tersebut. Apakah dari Kairo (Mesir) atau Madinah (Saudi Arabia).

Umumnya, zuriat yang berasal dari Mesir harganya relatif lebih murah ketimbang yang dari Madinah. Salah satu alasannya, zuriat Madinah lebih tahan lama.

Kedua, tidak ada perbedaan yang signifikan antara zuriat kembar dan single. Karena secara umum khasiat dan manfaat keduanya (Zuriat) sama saja.

Ketiga, kami belum menemukan adanya zuriat asli atau palsu. Yang ada adalah zuriat yang berasal dari negara yang berbeda.

Keempat, kalau Anda mencari zuriat yang harganya murah, cari tahu dulu asal-usulnya, sehingga Anda bisa mengetahui dengan jelas.

Siapa tau zuriat tersebut (Khususnya zuriat bubuk) sudah lewat tanggal expirednya. Jadi tetap waspada.

Tempat Membeli Zuriat

Anda bisa membeli buah zuriat secara online di omarkatya.com. Atau bisa juga menghubungi customer service kami via whatsapp messenger 0877 8180 9737 ⇐ Klik.

Sekian ulasan tentang buah zuriat ini. Semoga bermanfaat bagi Anda yang membutuhkan dan silahkan di-share agar lebih banyak orang yang tahu.

Summary
Buah Zuriat
Article Name
Buah Zuriat
Description
Ulasan tentang buah zuriat. Mencakup asal-usul, jenis, manfaat / khasiat, cara konsumsi, harga, dan panduan membeli.
Author
Publisher Name
Omarkatya
Publisher Logo

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *