Inilah 7 Alasan Mengapa Thaharah Itu Penting Dalam Islam

Mengapa thaharah itu penting? Mungkin banyak dari Anda yang masih bertanya-tanya akan hal tersebut.

Baiklah, InsyaAllah di artikel kali ini kami akan membahas tentang pentingnya thaharah dari sudut pandang Islam.

Mari kita bahas satu per satu…

Kata thaharah berasal dari bahasa Arab (thohara), yang berarti bersuci atau membersihkan diri.

Sebenarnya, jika dijabarkan lebih jauh lagi, bersuci bisa diartikan ke dalam dua bagian:

  1. Mensucikan diri secara lahir
  2. Mensucikan diri secara bathin

Khusus untuk mensucikan diri secara bathin, disebut dengan tazkiyatun nufus, yang ringkasnya merupakan proses pembersihan hati.

Lebih lengkapnya lagi, pembahasan ini akan kita bahas pada artikel khusus.

Nah, di kesempatan kali ini, tim Omarkatya akan membahas tentang pentingnya bersuci (Thaharah) secara lahiriah (Fisik).

Sekarang, setelah mengetahui arti dari thaharah, selanjutnya kita akan mencari tau alasan pentingnya thaharah. Simak penjelasan berikut ini.

Mengapa Thaharah Itu Penting

4 Alasan Mengapa Thaharah Itu Penting Dalam Islam

#1. Disukai Allah SWT

Allah SWT Berfirman:

” Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dan orang-orang yang menyucikan diri.”

[Al Baqarah 2:222].

Dari ayat di atas kita bisa melihat bahwa thaharah (Bersuci) memiliki posisi khusus dalam Islam, karena Allah SWT Sang Maha Segalanya sangat menyukai hal tersebut.

#2. Memiliki Kedudukan Utama Dalam Islam

Dalam Islam, bersuci memiliki kedudukan yang sangat utama, bahkan termasuk amalan penting, khususnya untuk ibadah sholat.

Pentingnya thaharah dikuatkan dengan fakta bahwa ia merupakan salah satu dari syarat sahnya shalat.

#3. Suci dari Hadats (Besar dan Kecil)

” Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan shalat, maka basuhlah muka dan kedua tanganmu sampai dengan siku.

Lalu basuhlah kepalamu, dan kakimu sampai dengan kedua mata kaki. Jika kamu junub, maka mandilah.”

[Al-Maa-idah: 6].

Dari ayat di atas kita bisa melihat begitu pentingnya bersuci, karena orang-orang yang tidak dalam keadaan bersuci, dianjurkan untuk bersuci terlebih dahulu ketika ingin mengerjakan shalat.

Sedangkan shalat merupakan ibadah yang merupakan bagian dari rukun Islam, tepatnya rukun Islam yang kedua.

#4. Suci dari Pakaian, Badan, dan Tempat Shalat

#4.1 Suci dari Pakaian

Dan Pakaianmu bersihkanlah.” [Al-Muddatstsir: Surah 74 – Ayat 4].

#4.2 Suci dari Badan (Madzi dan Wadi)

Dari ‘Ali bin Abi Thalib, beliau radhiyallahu ‘anhu berkata,

“Aku termasuk orang yang sering keluar madzi. Tapi aku malu menanyakan hal ini kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dikarenakan kedudukan anaknya (Fatimah) di sisiku.

Lalu aku pun memerintahkan Al Miqdad bin Al Aswad untuk bertanya pada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Lantas beliau memberikan jawaban pada Al Miqdad, “Perintahkan dia untuk mencuci kemaluannya, kemudian suruh dia berwudhu”.

[HR. Bukhari no. 269 dan Muslim no. 303].

#4.3. Suci dari Darah Haidh

Dari Asma’ binti Abi Bakr, beliau berkata, “Seorang wanita pernah mendatangi Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam kemudian berkata,

“Di antara kami ada yang bajunya terkena darah haidh. Apa yang harus kami perbuat?”

Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab,

“Gosok dan keriklah pakaian tersebut dengan air, lalu percikilah. Kemudian shalatlah dengannya.”

[HR. Bukhari no. 227 dan Muslim no. 291].

#4.4. Suci dari Tempat Untuk Shalat

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam kepada para Sahabatnya di saat seorang Badui kencing di dalam masjid:

Dari Anas bin Malik radhiyallahu anhu, beliau berkata, Seorang Arab Badui pernah memasuki masjid, lantas dia kencing di salah satu sisi masjid.

Lalu para sahabat menghardik orang ini. Namun Nabi shallallahu alaihi wa sallam melarang tindakan para sahabat tersebut.

Tatkala orang tadi telah menyelesaikan hajatnya, Nabi shallallahu alaihi wa sallam lantas memerintah para sahabat untuk mengambil air, kemudian bekas kencing itu pun disirami.

[HR. Bukhari no. 221 dan Muslim no. 284].

3 Alasan Mengapa Thaharah Itu Penting Bagi Kesehatan

#5. Menjaga Kebersihan

Dengan bersuci, otomatis kita juga akan senantiasa menjaga kebersihan tubuh. Dan jujur saja, pada umumnya, sebagian besar orang sangat mendambakan kebersihan.

#6. Menjaga Tubuh Tetap Sehat

Kalau kita punya tubuh yang bersih, maka akan berdampak positif bagi kesehatan. Karena biasanya, berbagai macam penyakit yang muncul berasal kurang pandainya kita dalam menjaga kebersihan.

#7. Bisa Terhindar dari Segala Macam Penyakit

Pada akhirnya, memiliki tubuh yang bersih dan sehat bisa menghindarkan diri dari segala macam penyakit. Dari sini kita bisa melihat bahwa bersuci atau thaharah itu penting. Bahkan sangat penting.

Kesimpulan

Bersuci (Thaharah) tidak hanya penting jika dilihat dari sudut pandang Islam, tapi juga sangat penting jika ditinjau dari sudut pandang kesehatan.

Semoga artikel tentang pentingnya thaharah ini bisa bermanfaat bagi Anda yang membutuhkan. Barakallahu fiikum.

Artikel Ini Disponsori Oleh:

Misk Thaharah: Parfum Mungil dan Multifungsi. Salah satunya untuk Wanita Pasca Haid.

Beli Sekarang Di Sini

((( KLIK GAMBAR DI BAWAH )))

Jual Misk Thaharah Asli

Atau

Hubungi Customer Service Kami via WA: 0878 8180 9737

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *